Kali aja ada disini…

Silahkan pilih, yang penting anda senang….

BADA, Sistem Operasi baru dari Samsung…

Banyaknya sistem operasi yang tersedia untuk smartphone tidak menyurutkan Samsung untuk membuat sistem operasi sendiri. Bada, namanya.

“Kami hanya menyedikan lebih banyak pilihan untuk pengguna,” kata Willy Bayu Santosa, Head of Department Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, 26 November 2009. “Bagaimanapun, semuanya berangkat dari kebutuhan konsumen. Kalau memang OS Bada mempunyai potensi besar, kenapa tidak diadopsi,” ucapnya.

Willy menyebutkan, pihaknya melihat adanya potensi besar untuk sistem operasi yang sifatnya open source platform. “Tetapi, untuk OS Bada sendiri, saya belum bisa memperkirakan bagaimana responnya. Dilempar ke pasar saja belum,” ucapnya.

Dengan hadirnya Bada, kini Samsung tak hanya memiliki Android saja untuk OS open source. Smartphone mereka kini memiliki pilihan sistem operasi Symbian, Windows Mobile, dan sistem operasi buatan mereka sendiri.

“Mengingat ini sistem operasi baru, kami memang ada rencana untuk edukasi pasar. Pasalnya kami belum tahu bentuknya seperti apa, bisa bermacam-macam,” kata Willy. “Yang pasti, kami akan sediakan kios khusus bagi pengembang-pengembang aplikasi berbasis platform OS Bada,” ucapnya.

Bada sendiri diambil dari bahasa Korea yang berarti samudera. Sistem operasi ini pertamakali diumumkan pada 10 November lalu. Adapun ponsel pertama yang menggunakan Bada diperkirakan akan hadir di pasaran pada semester kedua tahun depan.

Sebagai basis, Bada merupakan sistem operasi dengan inti Linux dan Enlightment, graphical user interface atau window manager berbasis Unix.

Filed under: Internet, Sains & Teknologi , , , ,

Busyet, Gamer Jepang Nikahi Tokoh Animasi di Nintendo DS-nya

Ada-ada saja tingkah orang Jepang. Saking cintanya kepada tokoh anime yang dimainkannya dalam perangkat Nintendo DS, ia sampai tak tahan untuk menikahinya.

Gamer berinisial Sal9000 itu jatuh cinta kepada karakter bernama Nene Anegasaki dalam game Love Plus, sebuah game simulasi kencan. Game ini menyediakan pilihan untuk berkencan dengan salah satu dari tiga tokoh kartun perempuan.

Namun, hubungan secara virtual lewat game saja ternyata tidak cukup buat Sal9000. Ia pun menjadi orang pertama yang mendeklarasikan “pernikahan” dengan tokoh game tersebut dalam sebuah festival teknologi di Tokyo disaksikan puluhan penggemar game yang hadir.

Ia mengakui pernikahan tersebut tidak mungkin disahkan secara hukum. Namun, ia tak main-main karena menghadirkan pendeta beneran untuk melakukan upacara pernikahan tersebut. Bahkan, beberapa orang mengatakan kalau Sal9000 sudah melakukan pernikahan tersebut lebih dulu pada sebuah kapel di Pulau Guam di Samudera Pasifik.

Game seperti Love Plus memang sedang menjadi kegemaran baru di Jepang. Para pemainnya bisa menghabiskan waktu berjam-jam dengan kencan digitalnya dari membelikannya bunga, ngobrol, dan membuat komitmen masa depan bersama. Kencan virtual pun jadi seolah-olah nyata hingga sampai membuai orang-orang seperti Sal9.

*Kompas

Filed under: Internet, Lifestyle , , , ,

Facebook dapat hadiah 7 triliun Rupiah dari Raja Spam…

Facebook menang di pengadilan melawan seorang raja spam bernama Sanford Wallace. Situs yang digagas Mark Zuckerberg ini pun mendapat ganti rugi cukup besar, sebanyak US$ 711 juta atau sekitar Rp 7 triliun.

Hakim Jeremy Fogel dari U.S. District Court of the Northern District of California menyatakan Wallace bersalah melakukan marketing via e-mail dengan cara yang tidak benar. Ia menebar pesan sampah yang mengganggu banyak pengguna Facebook.

Facebook menyambut gembira keputusan yang berpotensi bikin jera spammer lainnya ini. “Ini adalah salah satu kemenangan penting dalam perjuangan kami melawan spam, kami akan terus melanjutkannya,” ujar Sam O’Rourke dari bagian legal Facebook.

Dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Jumat (30/10/2009), Facebook menggugat Sanford pada bulan Februari lalu. Dia dituding menggunakan situs phishing untuk menjebak para pengguna Facebook dan mengakses account mereka, dalam rangka mendistribusikan spam.

Sanford sendiri dijuluki raja spam karena jadi pelaku penyebaran pesan sampah kelas kakap. Perusahaannya yang bernama Cyber Promotions pernah mengirim sampai 30 juta e-mail spam per hari. Dia berulang kali berurusan dengan hukum karena ulahnya.

Meski terhitung selangit, jumlah denda atas kasus spam ini bukanlah yang terbesar bagi Facebook. Sebab sebelumnya, mereka juga pernah menang dalam kasus spam melawan tersangka Adam Guerbez tahun lalu, dengan denda US$ 873 juta.

*Detiknet

Filed under: Internet , ,

Menkominfo : Blogger tidak akan dipenjara…

Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring menjamin kebebasan para blogger untuk mengekspresikan pendapatnya di jagat maya. Ia mengatakan, asalkan tidak memfitnah pihak lain, blogger Indonesia sah-sah saja untuk menyampaikan unek-uneknya.

“Ya, jelas enggak dong. Blogger kok dipenjara,” kata Tifatul seusai memberikan sambutan pada acara Pesta Blogger 2009 di Jakarta, Sabtu (24/10). “Kritik saja, asal jangan memfitnah. Ya, namanya orang berekspresi, dijawab dengan pantun juga selesai,” lanjut menteri asal Bukittinggi, Sumatera Barat, itu.

Kebebasan berpendapat di jaringan internet di Indonesia saat ini masih menjadi perhatian serius para pengelana jagat maya. Hal ini dipicu oleh kasus perseteruan Prita Mulyasari dengan RS Omni Internasional Tangerang di meja hijau soal tuduhan pencemaran nama baik yang dilakukan Prita kepada RS Omni.

Karena itu, acara Pesta Blogger 2009 tersebut mengangkat tema “One Spirit One Nation” yang salah satunya membahas soal legalitas dan kebebasan berekspresi dalam menuangkan pendapat di ranah maya.

Filed under: Internet, Politik , , , ,

Hebat..!! Ternyata pembuat Blue Atom Antivirus adalah siswa SMP di Surabaya…

Anda yang biasa browsing di situs softpedia.com untuk mencari antivirus, tentu mengenal Blue Atom Antivirus. Tetapi, tahukah Anda siapa pencipta antivirus ukuran 2,5 MB yang mampu menjaring sekitar 4.000 virus dalam dan luar negeri itu?

Dia adalah Alvin Leonardo (14) siswa kelas IX E SMP Katolik Stella Maris, Surabaya. Hebatnya, karya arek Suroboyo ini secara resmi telah mendapat garansi 100 persen clean oleh softpedia pada 19 Oktober 2009.

Meski menjadi salah satu penghuni kelas unggulan di sekolah, Alvin adalah sosok siswa bersahaja. Tak terlihat istimewa. Rambut pendek dan badan sedikit kurus. Tapi, ia memang lebih menguasai pemrogaman komputer dibanding rekan-rekannya.

Alvin mulai rajin mengotak-atik program komputer sekitar tiga tahun lalu. Saat itu, dia baru saja duduk di bangku SMP dan untuk pertama kali memegang komputer. Awalnya, dia hanya suka main game. Tapi, rasa ingin tahunya berkembang ketika melihat program visual basic dalam hard disk komputer.

“Waktu itu saya penasaran, program itu untuk apa? Cara kerjanya bagaimana? Lalu saya otak-atik sampai akhirnya tahu,” ujarnya. Kemampuan Alvin mengotak-atik program komputer didapat secara otodidak. Ia tidak pernah mengikuti kursus komputer atau mendapat bimbingan khusus di bidang pemrograman.

Hanya dalam kurun waktu sekitar dua tahun, Putra pasangan Muliani Tedjakusuma dan Surya Mutiara itu sudah menguasai bahasa pemrogaman visual basic, c#, dan asmbler (ASMX 86). Kemampuan menguasai tiga jenis bahasa pemrogaman itulah yang mengantar Alvin membuat antivirus.

Karya itu lahir dari keluhan orang-orang di sekitar. “Banyak saudara dan teman jengkel karena komputer atau flash disk diganggu virus. Saya lihat sistem kerja antivitus itu gampang, jadi saya buat sendiri,” ungkap anak tunggal itu.

Alvin berhasil menyelesaikan proyek antivirusnya pada September 2009. Semula ia menamakan karyanya Fire Antivirus. Tapi, karena nama itu sudah pernah ada, ia lalu mengubah dan memberi nama karyanya Blue Atom Antivirus. “Biru itu melambangakan ketenangan dan atom merupakan bagian terkecil dari semua benda, itu melambangkan antivirus saya yang kapasitasnya cukup kecil,” papar Alvin.
Selanjutnya ia mendaftarakan karyanya ke softpedia secara online. “Saya sempat kesulitan mendaftar, karena harus mencari website yang bisa menjadi pengantar untuk masuk ke softpedia, karena saya tidak punya server sendiri. Tapi, akhirnya bisa menggunakan sourceforge,” terang Alvin.

Selang beberapa hari setelah mendaftar ke softpedia, Alvin mendapat jawaban melalui email yang menyatakan antivirus buatannya sudah lolos uji coba dan dijamin sehingga bisa diunduh secara langsung melalui softpedia.

Selain berkapasitas kecil dan bisa menyeleksi lebih banyak virus, Blue Atom Antivirus diklaim bisa bekerja dalam waktu singkat. Antivirus ini bisa digunakan untuk komputer dengan spesifikasi sederhana sekalipun.

Tidak puas dengan karya antivirus yang sudah mendapat sertifikasi softpedia. Alvin terus mengembangkan karyanya. Hasilnya, dalam waktu singkat ia sudah me-launching pengembangan antivirus Blue Atom karyanya dengan tambahan beberapa keunggulan. Versi baru Blue Atom Antivirus kini dilengkapi karantina, clean, fitur antivirus untuk game yang disebut game mode dan fitur protective flashdisk.
Pengembangan antivirus Blue Atom kembali didaftarkan Alvin ke Softpedia, Kamis (15/10). Ia berharap versi baru Blue Atom Antivirus bisa kembali mendapat lisensi dari Softpedia beberapa hari ke depan. “Kalau dapat lisensi lagi itu bisa menjadi hadiah ulang tahun,” harap bocah yang tinggal di Jl Muria Surabaya itu.

Pakar IT yang juga dekan FTIf ITS Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD menyatakan, bahasa pemrograman komputer tidak mudah dikuasai siswa, apalagi SMP.

“Kalau memang dia (Alvin) bisa menguasai bahasa pemrograman, berarti dia termasuk anak yang serius belajar, hebat dia,” puji Ryan.
Terkait antivirus buatan Alvin, Ryan hanya mengingatkan bahwa sistem kerja antivirus adalah kemampuan untuk melihat sesuatu yang tidak wajar dalam kerja komputer.

Antivirus berfungsi untuk mendeteksi hal yang tak wajar itu untuk kemudian mengendalikannya. Karenanya, pembuat antivirus dituntut untuk terus mengupdate, supaya tetap bisa berfungsi baik jika sudah ditemukan virus-virus baru.
“Anak-anak seperti dia perlu diperhatikan. Untuk meningkatkan kemampuan, dia bisa diikutkan lomba-lomba pemrograman,” tambah Ryan. Lebih lanjut, ia berharap potensi seperti Alvin bisa dibina untuk menjadi hacker ‘ilmu putih’ untuk menyosialisasikan fungsi penguasaan program komputer dan IT untuk membantu mencari solusi bagi segala keperluan.

*Kompas

Filed under: Internet , , , ,

Kategori

Jumlah Kunjungan

  • 415,883 hits sejak 8 Mar 2009

Blog Banner

Blog Directory

Pagerank

Pagerank

Lagi Online

Ingin Berlanggan Berita Kami?

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

RSS Lintas Berita

Link Banner

Join My Community at MyBloglog!